Ernesto Valverde Resmi Menjadi Pelatih Baru Barcelona

ernesto valverde sang Pelatih Baru Barcelona

Barcelona akhirnya resmi menunjuk Ernesto Valverde menjadi pelatih baru mereka musim depan, menukar posisi Luis Enrique yang memutuskan mundur dari jabatannya. Valverde diumumkan sebagai pelatih baru La Blaugrana lewat situs dan media sosial resmi tim pada, Senin (29/5) malam waktu setempat. Hal ini pun sekaligus menyudahi beragam spekulasi yang beredar selama beberapa pekan terakhir ini.

“Hari ini, saya sudah bicara secara personal dengan Valverde. Ia mengakui tertarik dan merasa sangat senang dapat menjadi pelatih Barcelona,” ujar Presiden klub, Josep Maria Bartomeu.

“Valverde mempunyai kelebihan dari segi pengetahuan dan pengalamannya. Ia sering mempromosikan pemain-pemain muda ke tim utama dan mengetahui gaya bermain tim ini. Filosofi bermainnya sama seperti Barca. Ia adalah seorang pekerja keras dan selalu bekerja penuh ketertarikan,” papar Bartomeu.

Untuk Valverde sendiri, ini adalah kali kedua ia bekerja untuk Barca. Awalnya, pelatih asal Spanyol itu juga pernah memperkuat Barca saat aktif sebagai bandar bola sbobet pemain, pada periode 1988 sampai 1990. Secara keseluruhan, ia bermain dalam 29 laga dan sukses menyumbangkan 10 gol untuk tim pada pertandingan resmi. Saat itu, Blaugrana ditangani oleh Johan Cruyff. Valverde juga turut jadi bagian dari klub Catalan yang berhasil menjuarai Copa del Rey dan Piala Winners.

Ia seorang pesepakbola cerdas saat masih aktuf dulu. Saat ini pun Valverde disebut-sebut sebagai seorang pelatih yang berkelas. Ada kutipan bebrapa soal permainan Valverde ketika masih berseragam Barcelona. Ditulis UEFA.com, mendiang Johan Cruyff pernah memuji permainan Valverde.

“Ia pesepakbola yang begitu cerdas. Ia senantiasa membuktikan pada saya antusiasmenya terhadap sepakbola, begitu pula hasratnya untuk terus belajar. Ia juga menjadi satu di antara pelatih paling menjanjikan dan terbaik di Spanyol saat ini.”

Luis Enrique pun demikian. Ia menyukai ide-ide Valverde yang diaplikasikan pada timnya. “Sepanjang karier sebagai pelatih, saya kerap menghadapi tim asuhan Ernesto Valverde. Ia merupakan salah satu pelatih bagus di Spanyol. Saya menyukai gaya bermain dab karakter timnya, begitu pula dengan ide-ide yang ia aplikasikan.”

“Coba saja lihat beberapa tim yang pernah diatasinya, ia adalah seorang pelatih yang berkelas.”

Di dunia kepelatihan, Ernesto Valverde mengawalinya dengan jadi asisten pelatih di Athletic Bilbao pada musim 2001/02 silam. Valverde lalu pernah naik jabatan sebagai pelatih kepala di beberapa klub seperti Espanyol, Olympiacos, Villareal, hingga Valencia. Sebelum akhirnya ia kembali melatih Bilbao sejak tahun 2013.

Prestasi Valverde bersama Valverde terbilang cukup baik. Ia sukses mendedikasikan trofi Piala Super Spanyol 2015. Tidak main-main, Bilbao dibawanya meraih kemenangan dengan agregat telak 5-1 atas Barca pada tahun 2015. Ia juga pernah menjuarai tiga edisi Liga Yunani saat melatih Olympiacos.

Ditunjuknya Valverde sebagai pelatih anyar Barcelona ini sebenarnya bak gayung bersambut dengan pengumuman lain yang dilakukan beberapa tim Spanyol. Pertama, Juan Carlos Unzue, yang awalnya menjadi asisten Luis Enrique, pernah menjadi calon terkuat sebagai pelatih Barca sesudah Enrique mengambil keputusan mundur. Unzue digadang-gadang sebagai orang yang paling memahami isi dalam Barcelona.

Namun takdir berkata lain. Akhir pekan lalu, Unzue mengambil keputusan untuk menerima tawaran dari Celta Vigo untuk selaku pelatih kepala mereka di musim depan.  “Juan Carlos Unzue secara resmi akan melatih Celta Vigo mulai musim depan. Selamat datang!,” begitu pernyataan resmi dari Celta Vigo.

Kehadiran Unzue ke Balaidos ini tak lepas dari kepergian pelatih Celta sebelumnya, Eduardo Berizzo. Padahal, pelatih yang satu ini berhasil mengantarkan Celta sampai ke babak semi final Liga Europa musim lalu. Unzue sendiri nantinya juga akan membawa tiga orang staf yang sebelumnya sama-sama bekerja di Barcelona.

Di satu sisi, Berizzo bakal melatih Sevilla, setelah Jorge Sampaoli memutuskan untuk pulang ke negaranya dan menjadi pelatih Timnas Argentina. Sementara itu Ernesto Valverde diumumkan sebagai pelatih Barcelona, hanya beberapa hari setelah dirinya memutuskan untuk meninggalkan klub asuhannya, Athletic Bilbao. Patut dinantikan apakah Valverde akan mampu mengangkat kembali prestasi Barcelona, yang di musim 2016/17 nyaris mengalami paceklik gelar dan hanya mampu mengamankan satu trofi, yakni Copa del Rey.